Friday, July 5, 2013

Kenyatannya...




Semua yang saya lihat, saya dengar dan saya rasakan memang nyata. Segala kenyataan yang kamu tunjukkan ke saya juga itu nyata. Kamu suka dengan dia, kamu menyimpan rasa dengan dia, kamu masih belum bisa melupakannya, kamu masih suka bertemu dengan dia dan segala macam hal yang membuat saya sedikit sesak. Yaaa.... sedikit sesak!

Saya tidak tau harus berbuat apa, tidak tau harus berkata apa. Saya merasa saya ini seperti tidak di hargai, dihargai sebagai wanita maupun sebagai seseorang yang menjadi bagian di hidupmu. Tapi di sisi lain saya merasa kamu begitu menghargai saya, kamu marah jika saya cuekin kamu, kamu memasang foto-foto kita di social media, kamu mengantar jemput saya, dan segala macam hal yang menurut saya wajar. Namun sisi yang lain lagi, saya sadar apalah arti dari status sepasang kekasih tanpa adanya komitmen pernikahan? Bolehkah saya menuntut ini dan itu? Tidakkah itu membuatmu terkekang dalam menjalin pertemanannya? Salahkah jika kamu berkomunikasi dengan banyak wanita? Saya rasa semua itu tidak salah karna memang kamu pun tidak pernah melarang saya berkomunikasi ataupun bertemu sekalipun dengan laki-laki lain. Tapi... hah... entahlah... Saya merasa sudah terlalu berlebihan berfikir. Rasanya tidak baik seperti ini. Saya tidak boleh egois, memikirkan perasaan saya sendiri.

Sungguh saya baik-baik saja, dan tidak mau terlihat tidak baik di depan kamu. Saya hanya tidak ingin kehilangan sikapmu yang seperti ini. Saya hanya takut kehilangan perhatianmu, celotehanmu, candaanmu dan segalanya yang mewarnai hari-hari saya beberapa bulan terakhir ini. Memang saya merasa sesak tapi tidakkah lebih sesak kehilangan sosokmu yang begitu menyenangkan, hangat dan penuh dengan senyuman? Itulah mengapa selama ini saya berfikir untuk diam, dan memang rasanya lebih baik diam. Saya tidak mau memperkeruh suasana yang indah ini dengan masalah-masalah yang saya tidak tau sepele atau tidak.

hm.. Saya merasa harus mempercayai kamu. Apapun alasannya, selama itu tidak merubah sikapmu ke saya I think, no problem. Saya akan menahan sesak ini sekuat hati saya. Saya percaya kamu tidak akan mengecewakan saya, tidak akan menyakiti atau melukai hati saya lebih dari ini. Saya percaya itu. Dan tidak ada alasan untuk tidak mempercayai kamu, orang yang begitu berarti di hidup saya. Terima kasih untuk senyuman, canda tawa kita selama ini. I Love You..

0 comments:

Post a Comment